Diterjemahkan otomatis

Pengingat Kecil - Jangan Menyerah pada Dua

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Saya pengen berbagi cerita nyata tentang seseorang yang saya kenal. Tahun ajaran lalu, dia kehilangan dompetnya - itu adalah hadiah dari ibunya dan ada kartu pelajar, kartu bank, sama uang tunai. Dia terus berdoa, minta Allah (SWT) bantu dia untuk menemukannya. Setelah beberapa waktu, dia berhenti berdoa dan hampir lupa tentang itu. Hari ini, setelah setahun penuh, dia dapat email dari seorang staf di perpustakaan universitas yang bilang kalau dompetnya ada di ruang penyimpanan. Dia pergi ke meja dan mereka mengembalikannya ke dia. Ini ngingetin saya kalau Allah (SWT) nggak pernah lupa. Kadang jawaban atas doa kita datang langsung, kadang datang belakangan, dan kadang Allah nyimpen ganjaran buat kita di akhirat atau menghindarkan kita dari bahaya - tapi Dia selalu menjawab dengan cara yang terbaik. Seberapa sering kita berhenti berdoa karena ngerasa putus asa atau karena terasa kelamaan? Hubungan kita dengan Allah seharusnya nggak kayak gitu. Ingat hadits Nabi (salam sejahtera untuknya) yang bilang kalau seorang Muslim berdoa dengan tulus tanpa dosa atau memutuskan hubungan keluarga, Allah akan memberikan salah satu dari tiga hal: Dia akan mengabulkan apa yang diminta, menyimpan ganjaran untuk orang tersebut di akhirat, atau menghindarkan bahaya yang setara. Jadi teruslah berdoa - kamu pasti selalu mendapatkan sesuatu. Semoga Allah menerima doa-doa kita dan memberikan kita kesabaran.

+316

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah atas kembalinya. Bikin saya mikir, saya juga harus terus berdoa untuk hal-hal kecil, bukan cuma krisis besar.

+9
Diterjemahkan otomatis

Wow, setahun penuh! Sabar itu bener-bener berbuah. Harus inget ini lain kali aku kehilangan sesuatu atau merasa putus asa.

+5
Diterjemahkan otomatis

MashAllah, itu cantik. Hal-hal kecil seperti dompet bisa mengajarkan pelajaran besar tentang sabar dan tawakkul.

+8
Diterjemahkan otomatis

Ini sebabnya saya berusaha konsisten dengan doa, bahkan saat terasa menggoda untuk berhenti. Waktu Allah memang luar biasa.

+3
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, ini banget kena. Aku juga mungkin udah nyerah terlalu cepat. Pengingat yang baik buat terus berdoa meskipun keadaan tenang.

+6
Diterjemahkan otomatis

Pengingat yang bagus. Juga senang staf universitas jujur - mengembalikan sedikit kepercayaan pada orang-orang dan juga dalam doa.

+4
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah menerima semua doa kita. Cerita seperti ini bikin saya lebih sabar dan terus percaya.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar