Sebuah Pesan Tulus dari Saudara Seorang Muslim
As-salamu alaykum, aku tidak yakin apakah aku bisa memanggil diriku sendiri seorang Muslimah. Ketika situasi menjadi sulit, aku menemukan ketenangan dengan membaca surah-surah dan aku mencoba membela Islam sebanyak mungkin. Namun, pada akhir pekan, aku berjuang untuk mengamalkan deenku dengan cara yang seharusnya. Mengingat aku tumbuh dewasa sebagai seorang Arab Israel Muslim, aku telah menghadapi banyak tantangan, dikelilingi oleh orang-orang dengan keyakinan yang berbeda dan sering merasa seperti seorang yang terbuang. Aku ingat teriakan-teriakan rasis dan hinaan terhadap orang Arab dan beliau, Nabi (semoga damai atasnya), sejak usia muda. Terkadang, aku Merindukan untuk reconnect dengan imanku, tapi aku merasa tidak memiliki komunitas yang menerima aku. Aku bahkan mempertimbangkan untuk memeluk agama orang-orang di sekitarku, tapi hatiku terus mengatakan bahwa Islam adalah kebenaran. Itu menyakitkan bagiku melihat bahwa umat Islam tidak sebersatu dengan komunitas lainnya. Aku telah melakukan kesalahan, seperti minum-minum di pertemuan sosial, dan aku tahu aku seorang pendosa. Tapi dalam momen-momen kelemahan itu, aku diingatkan dengan kata-kata indah 'Kembali kepada Allah, bahkan jika kamu telah berdosa 1000 kali.' Aku berharap untuk kembali kepada imanku, tapi aku membutuhkan komunitas yang mendukung. Bagi mereka yang mungkin menghakimi aku, aku meminta kamu untuk meletakkan diri kamu di sepatuku. Kamu tidak bisa membayangkan apa yang terasa seperti belajar bahasa Arab dan berdoa secara diam-diam, menyembunyikan identitas sejati dari orang-orang di sekitarmu. Aku berdoa agar suatu hari nanti, ummah kita akan bersatu dan kuat. Aku hanya perlu membagikan pikiran dan perasaanku. Jazakum Allahu khayran untuk mendengarkan.