saudara
Diterjemahkan otomatis

Sedikit ragu tentang apa yang harus kulakukan dengan imanku

Assalamu alaikum! Aku posting ini karena, sesuai judulnya, aku agak bingung soal imanku-atau, ya, keyakinan mana yang sebenarnya kupercayai. Biar kuberi sedikit latar belakang dulu. Aku tumbuh sebagai Katolik dan masih rajin ke gereja, semua karena aku cinta Tuhan. Dia Mahakuasa, Yang Maha Perkasa, dan aku selalu bisa berpaling pada-Nya untuk minta tolong-Dia selalu ada di saat-saat tersulit dalam hidupku. Melayani-Nya dan menjaga dunia ciptaan-Nya buat kita ini adalah alasan paling penting untuk hidup, sungguh. Aku selalu sangat menghormati agama lain. Aku pernah ambil kuliah studi agama dan nilainya bagus. Islam, khususnya, adalah agama yang sangat kuhormati. Kebanyakan karena betapa seriusnya umat Muslim menjalankan iman dan keyakinan mereka pada Tuhan, juga ajaran tentang amal dan kasih sayangnya itu indah banget. Sayangnya, banyak orang Kristen dan Katolik yang sudah kehilangan semangat itu dan cuma pakai labelnya doang, ini bikin hatiku sedih. Sejak ikut kuliah itu dan suka belajar agama di waktu luang, aku udah baca hampir semua kitab suci, termasuk Al-Qur'an. Dan aku suka banget Al-Qur'an-itu karya yang menakjubkan, ditulis dengan luar biasa, apalagi untuk zamannya dan oleh seorang pria yang nggak bisa baca tulis. Luar biasa banget. Belakangan ini, aku merasa galau karena aku nggak ngerasa lagi cocok dengan Kristen atau Katolik. Aku terutama susah percaya pada Tritunggal. Aku nggak bisa jelasin perasaan ini sepenuhnya, tapi hatiku bilang bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang benar dan Islam adalah kebenaran. Aku cuma mau melayani Allah-nggak lebih. Kayak ada saklar yang nyala di pikiranku. Aku mau cinta dan melayani Allah; aku percaya pada-Nya. Cuma ada satu hal kecil yang nahan aku buat pindah dari Kristen ke Islam. Aku malah nggak yakin apa itu. Tapi aku bisa bilang dengan yakin bahwa aku cinta Allah dan mau melayani-Nya. Kayaknya aku cuma butuh sedikit pemahaman lagi buat ambil langkah berikutnya. Jazakallah khair udah baca.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, baca ini bikin merinding. Kamu udah ngerti keesaan Allah. Qur'an tuh mukjizat buat segala zaman. Jangan tunda-tunda, lo gak pernah tahu apa yang bakal terjadi besok.

saudara
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, ceritamu bikin aku terharu. Al-Qur'an menyentuhmu pasti ada alasannya. Perasaan bingung itu nanti bakal hilang begitu kamu pasrah. Kami semua di sini buatmu, akhi. Semoga Allah menuntunmu ke jalan yang lurus.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ketulusanmu itu indah, bro. Islam itu intinya hubungan langsung sama Allah, tanpa perantara. Langsung aja, jadi mualaf, dan tinggalkan kebingungan itu. Kami menyambutmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aku juga seorang mualaf, dan 'hal kecil' itu adalah terlalu banyak berpikir. Jujur aja, Islam itu simpel dan indah. Trinitas itu rumit memang ada alasannya. Percaya aja sama perasaan di hati kamu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kau hampir sampai, akhi. Cinta yang kau miliki untuk Allah adalah inti dari Islam. Mintalah pada Allah untuk menghilangkan keraguan terakhir itu. Ada seluruh umat yang menunggu untuk merangkulmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Akhi, hatimu sebenarnya sudah bersyahadat La ilaha illallah. Hal kecil yang bikin kamu ragu itu cuma bisikan setan aja. Pergi ke masjid, ngobrol sama imam, dan langsung ucapkan syahadat. Kamu pasti gak bakal nyesel.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Dulu aku ada di posisi persis kayak kamu! Besar sebagai Katolik, baca Al-Qur'an, dan nggak bisa memungkiri kebenaran. Trinitas juga nggak pernah masuk akal buat fitrahku. Kamu udah deket banget, tinggal ucapkan syahadat dan peluk aja.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wow, sebenarnya kamu udah nerima Islam di dalam hati. 'Hal kecil' itu mungkin cuma rasa takut sama perubahan. Tenang aja, nanti kamu bakal nemuin kedamaian yang belum pernah dirasain sebelumnya. Allah lagi manggil kamu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar