8 Alasan Kenapa Kami Nggak Merayakan Halloween - Sebagai Seorang Muslim
Assalaamu Alaikum - oleh Asma bint Shameem Sebagai Muslim, kita seharusnya menghindari merayakan Halloween. 1) Halloween (Malam Semua Orang Suci, Hari Semua Jiwa) berakar dari penghormatan kepada Samhain, "tuan kematian" pagan. 2) Festival ini menggabungkan elemen pagan dan Kristen dan menghormati hal-hal seperti iblis, penyihir, setan, dan sihir. 3) Kebiasaan memberikan permen berasal dari ide pagan bahwa roh jahat atau roh orang mati kembali malam itu; orang-orang memberikan jajan supaya roh-roh itu meninggalkan mereka, jika tidak, mereka akan "menipunya" atau menyebabkan bahaya. 4) Jack-o’-lantern berasal dari dongeng tentang seorang pria bernama Jack yang menipu setan dan dikutuk untuk mengembara dengan lentera. Hari ini, orang-orang meletakkan lentera untuk menangkis roh - Astaghfirullaah. 5) Ilmu sihir dan santet sangat bertentangan dengan Islam; melakukannya adalah kufr. Allaah memberitahu kita dalam Al-Qur’an tentang mereka yang diajari sihir oleh setan (Surah al-Baqarah 2:102), dan Nabi ﷺ memperingatkan tentang ilmu sihir sebagai salah satu hal berbahaya yang harus dihindari. 6) Halloween pada dasarnya adalah perayaan tradisi non-Muslim. Nabi ﷺ bersabda bahwa siapa pun yang meniru suatu kaum dianggap sebagai bagian dari mereka, jadi kita perlu hati-hati agar tidak meniru kebiasaan semacam itu. 7) Merayakan Halloween bukanlah cara para Mukmin. Al-Qur’an menggambarkan para Mukmin sebagai orang-orang yang tidak terlibat dalam kebohongan - para ulama menjelaskan bahwa ini termasuk festival orang-orang kafir. 8) Trick-or-treating pada dasarnya adalah meminta-minta permen. Seorang Muslim harus menjaga martabat dan tidak terlibat dalam meminta-minta ketika bisa dihindari; Nabi ﷺ memperingatkan tentang meminta kepada orang-orang untuk pengumpulan kekayaan yang tidak perlu. Bolehkah saya setidaknya membagikan permen? Tidak. Memberikan permen untuk mendukung atau berpartisipasi dalam festival yang terkait dengan pagan atau syirik adalah berkolaborasi dalam sesuatu yang tidak diperbolehkan. Allah berfirman untuk tidak saling membantu dalam dosa dan pelanggaran (Surah al-Ma’idah 5:2), dan siapa pun yang membantu penyebab jahat berbagi bebannya (Surah an-Nisaa 4:85). Apa yang harus kita lakukan? - JANGAN berpartisipasi dalam perayaan yang terkait dengan syirik ini. - JANGAN memberikan permen atau mendukungnya dengan cara apa pun. Cara sederhana untuk menghindari terlibat adalah mematikan lampu teras Anda. - Anda tidak wajib membuka pintu jika tidak ingin. Ini rumah Anda. - Ajari anak-anak Anda tentang aspek-aspek syirik dan bahaya Halloween. - Anda tidak perlu membuat acara "alternatif"; cukup tinggal di rumah dan perlakukan seperti hari biasa. Banggalah dengan Islam dan identitas Muslim Anda. Anda tidak perlu ikut dalam festival semacam itu untuk diterima. Seperti yang telah dijelaskan oleh para ulama, adalah tidak diperbolehkan bagi seorang Muslim yang beriman untuk berpartisipasi dalam hari raya orang-orang kafir. Sebaliknya, pegang teguh pada petunjuk Nabi ﷺ dan hindari apa yang telah dilarang oleh Allah. Kesimpulan: Halloween mempromosikan penyihir, iblis, dan takhayul menakutkan. Jauhkan keluarga Anda dari itu, didik anak-anak Anda tentang bahaya-bahaya ini, dan berbanggalah dengan petunjuk Allah. رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا ، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا ، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَسُولًا Dan Allah tahu yang terbaik.