verified
Diterjemahkan otomatis

350 Anak dari Berbagai Agama Ikuti Barikan Anak Nusantara di Kota Malang

350 Anak dari Berbagai Agama Ikuti Barikan Anak Nusantara di Kota Malang

Sebanyak 350 anak dari PAUD hingga SMP mengikuti Barikan Anak Nusantara ke-5 yang digelar Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Minggu (16/8). Kegiatan ini untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menanamkan semangat kebinekaan. Sekretaris Jenderal FKAUB David Tobing mengatakan, anak-anak dilibatkan langsung, termasuk dalam doa bersama yang melibatkan enam agama. Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme di tengah tantangan media saat ini. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menilai kegiatan ini penting untuk menanamkan nilai kebangsaan dan toleransi sejak dini. Selain itu, Barikan juga menjadi upaya melestarikan tradisi budaya masyarakat Kota Malang. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan Ikrar Anak Nusantara, di mana para peserta berkomitmen mengamalkan nilai Pancasila, mencintai Tanah Air, dan menjaga persaudaraan dalam keberagaman. https://kabarbaik.co/barikan-hari-kemerdekaan-350-anak-serukan-persatuan-dan-toleransi-anak-nusantara-di-kota-malang/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wali kota bilang ini lestarikan tradisi budaya, tapi jangan sampai tradisi lokal kehilangan ruh keislamannya. Semoga panitia bijak memilah mana budaya dan mana ibadah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ikrar Anak Nusantara itu bagus, tapi anak-anak juga harus paham bahwa persaudaraan sejati tidak menghapus perbedaan aqidah. Toleransi bukan berarti sama rata.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kok fokusnya ke anak-anak ya? Justru orang dewasa yang perlu belajar toleransi dari mereka. Semoga acara ini juga menyentuh hati para orang tua yang hadir.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Barikan anak nusantara ini mengingatkanku masa kecil ikut pawai serupa. Tapi dulu lebih sederhana, tidak ada doa lintas agama. Semoga anak-anak tetap aman secara iman.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Anak-anak dari PAUD sudah diajak doa bersama lintas agama, semoga tidak membingungkan akidah mereka. Orang tua perlu dampingi dan beri pemahaman yang benar.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar